Kamis, 26 November 2009

PERJUANGAN ANAK JALANAN

PERJUANGAN ANAK JALANAN

Setiap hari makin banyak saja anak-anak yang memilih jalan pintas untuk mencari uang. Mereka mencari uang bukan karena ke inginan mereka, mereka melakukan itu karena kenyataan keadaan yang mereka dapat sejak kecil, Dari keadaan ekonomi orang tua yang kurang mampu. Inilah yang membuat anak-anak diusia yang terbilang masi sangat kecil ini terpaksa bekerja untuk mendapatkan sesuap nasi dan bisa bertahan hidup.

Bukan hanya di ibu kota saja banyak terdapat anak-anak yang putus sekolah dan memilih turun ke jalan utuk mencari uang, tapi di kota-kota kecil juga sekarang sudah banyak terlihat anak-anak di bawah umur mencari uang dengan mengamen, mengemis,berjualan minuman ringan,dan lain sebagainya. Jelas itu semua bukan ingin mereka,.

Di angan mereka mungkin tersimpan cita-cita yang ingin mereka capai. tapi apa mau dikata, mungkin memikirkan cara untuk hari ini mendapatkan uang untuk makan saja sudah membuat pusing di pikiran mereka. Hari ini adalah hari untuk berjuang mencari uang dan esok haripun begitu. Tak ada lagi pikiran untuk menggapai cita-cita, semua itu bisa di rasakan dalam mimpi dan tersimpan dalam angan-angan saja.

Setiap hari saya melihat realita ini, melihat anak-anak melamun di pojokan toko-toko pinggiran jalan raya dengan tatapan kosong. Bukan hanya siang hari, bahkan malam haripun masi terlihat anak-anak jalanan mengamen di dalam bis kota di hingar-bingarnya gemerlap lampu merah. Setelah mereka lelah bekerja mencari uang, mereka tidur dengan di selimuti debu jalanan dan di payungi bintang-bintang yang menemani mereka tidur.

Apakah wajar semua ini dirasakan oleh anak sekecil itu yang masi sangat menginginkan belaian kasih sayang orang tua dan merasakan masa kecil yang indah seperti anak-anak lain?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar